New Life of 20s

Hari ini kutuliskan apa resolusi untuk 20-an tahunku

Udah telat beberapa hari sebenarnya dari hari jadi ke-20 tahunnya.

So, one word for my 20s is "Happy"

Yea, then, apakah selama ini tidak 'bahagia'?

Tentu tidak, aku bahagia insyaAllah selama 20 tahun ke belakang. Hanya saja, waktu yang lalu itu aku ada diposisi yang 'dibahagiakan' atau 'terbahagiakan' dan mungkin sedikit 'membahagiakan'. Bukan benar-benar bahagia yang sebenarnya aku cita-citakan? Hm, tidak sesia-sia itu juga sih. Lebih tepatnya, aku merasa belum mengejar 'bahagia'-ku. Ya, itu. Aku sedikit menyetujui ini bagian dari Quarter-Live-Crisis. Apalagi sudah di penghujung masa kuliah.

20 tahun terakhir menjadi sebuah proses yang luar biasa di mana aku akhirnya bisa sampai pada titik bisa mendefinisikan apa sebenarnya bahagia yang aku inginkan. Diantara kejadian yang lalu, ada yang bisa dilanjutkan untuk menjadi bahagia yang lebih berarti, ada yang... yah, cukup jadi kenangan saja, jadi pelajaran, dan tidak untuk diulang. Selain itu, ada yang sempat tertunda, tertahan, dan menuntut untuk dilepaskan. 
Ini berkaitan dengan impianku, apa yang ingin aku kerjakan sampai maut menjemput, do something (challenging, chill, relaxing, etc), mengenakan pakaian yang ingin aku kenakan, pergi ke tempat-tempat yang aku sukai, belajar hal yang berarti untukku, menunjukan pada dunia tentang eksistensiku, dan kesan seperti apa yang ingin aku tinggalkan untuk sekitarku.The point is to be the real me. Aku ingin mengarungi lautan Yasmin yang sebenarnya.

Aku sedang begitu menggebu tentang bagaimana aku ingin menulis, menggambar, berpetualang, memotret, dan yang paling ingin aku lakukan adalah menepi untuk memperoleh hakikat hidup. Mastering Qur'an, take a more more more time to get closer to Allah. Lalu, bagaimana dengan pencapaianku selama ini? Like what I said, yang relate aku lanjutkan, yang tidak biarkan jadi kenangan.

Oh iya, semoga keadaan bumi segera membaik. Dan kita makhluk-Nya bisa menyikapi inu dengan sebaik-baiknya cara yang telah diajarkan dalam Al-Qur'an, dan yang telah dicontohkan para nabi dan rasul terdahulu tentang sikap muslim menghadapi ujian, cobaan, wabah, dan bencana. Mari kita doakan juga pemimpin-pemimpin kita agar diberi jalan terang untuk mengambil kebijakan yang menyejahterakan rakyatnya.

Komentar

  1. MasyaaAllah tabaarakallah, semoga selalu Allah mudahkan untuk mengarungi samudera kehidupan.. Baarakallah fii umrik untuk dua puluh selanjutnya juga, jadi Yasmin versi terbaik di setiap harinya :)

    BalasHapus
  2. ayo sama sama mencari kebahagiaan versi diri kita sendiri :")

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

1st step 20s (21)